Zubaidah, Sosok Ibu Tangguh, Rela Menerjang Corona Untuk Menghidupi Anak Keluarga


Mataram, suaraselaparang, Pandemi Covid-19 tak lekas berlalu, nasib para pedagang di sekitar destinasi wisata Loang Balok kian terancam gulung tikar. "Dulunya pengunjung ramai-ramai membanjiri tempat ini, tapi sekarang sangat sepi, bahkan hampir tak ada pengunjungnya, "kata Ibu Zubaidah salah satu pedagang di area destinasi wisata Loang Balok, kamis, (20/08/2020)

Kepada suaraselaparang, ibuk Bedah nama akrabnya menuturkan akan susahnya mencari rezki di tengah pandemi Covid. Ia mengakui, kalau kesehariannya sebagai pedagang di area ini akan terancam gulung tikar.

"Saya punya anak tiga, biaya hidup ketiganya untuk saat ini harus saya biayai sendiri. Suami enggak ada kerjaan, sebelumnya suami memang tukang bangunan, tapi karena Corona, ya mau enggak mau jadi sepi. Belum ada yang cari dia lagi, " Paparnya sedih

Ia juga mengungkapkan, jika sebelum Corona biasanya pendapatan per harinya bisa mencapai 500 ribu lebih. Tapi semenjak Corona melanda, kadang cuman dapat 20 ribu saja. Bahkan seharinya gak dapat sama sekali (sepi pembeli). "Namun kita sebagai manusia ya mesti tetap bersyukur, karena rezeki sudah ada yang atur, " Imbuhnya penuh optimistis

"Siapa sih yang enggak hawatir dan takut dengan virus corona ini..? Saya dan kita semua pasti hawatir, apalagi ini penyakit baru yang vaksinnya masih langka, tentu ada ketakutan pada diri kita. Tapi mau enggak mau, suka tidak suka kita harus keluar mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup anak keluarga, " Cetusnya 

Terpisah, Amri selaku pengelola tempa ini juga mengaku, jika beberapa waktu lalu, tempat ini memang pernah ditutup pemerintah, dengan alasan menghindari kerumunan masa. Tapi kami bersama teman-teman pengelola tempat ini, melakukan negoisasi agar tempat ini kembali dibuka, karena bagi kami di sinilah tempat satu-satunya mencari rezki.

Al hasil, alhamdulillah tempat ini kembali dibuka. Harapan hidup kami juga kembali terlihat, "kami patuhi protokol covid dengan baik, kami gunakan masker pun dengan pengunjung, semuanya wajib pakai masker, kalau ada pengunjung yang tidak menggunakan masker tidak diberikan izin masuk.

Ini merupakan salah cara memutuskan mata rantai penularan covid-19. Semoga juga cara ini bisa membantu pemerintah dan kita semua dalam melawan covid. " Kita sudah bosan dengan keadaan begini terus, sudah saatnya kita bersatu, bahu membahu melawan virus ini. InsyaAllah kalau kita sudah bersama-sama melawan, keadaan ini akan cepat berlalu, "tutupnya mengajak


(SS-04)
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama