PRESMA AKG mengajak masyarakat NTB peduli akan kesehatan gigi dan mulut



Mataram, SUARASELAPARANG -Akademi Kesehatan Gigi (AKG) merupakan satu-satunya kampus Kesehatan gigi dan mulut yang ada di NTB, Karena memang sejauh ini hanya AKG sendiri yang menyediakan program pendidikan Kesehatan gigi dan Mulut dari seluruh perguruan tinggi yang ada di NTB.

kepada media Suaraselaparang Presiden Mahasiswa AKG Abdul Hafidzzirrahman Rabu (17/06) menyampaikan via Wahtshap bahwa Dia beserta Mahasiswa kesehatan lainnya khusus Mahasiswa dibidang kesehatan gigi dan mulut mengakui memiliki tanggung jawab besar dalam meningkatkan kualitas kesehatan gigi pada masyarakat NTB.

"Karena bagi kami Mahasiswa kesehatan gigi dan mulut menganggap bahwa menjaga kesehatan gigi agar tetap bersih sangatlah penting sekali, karena akan terhindar dari menumpuknya karang gigi di mulut, bahkan dalam berbagai penelitian orang yang kurang memperhatikan atau menjaga kesehatan gigi akan berakibat memiliki penyakit yang serius "Ujarnya.

Selanjutnya ketua BEM AKG ini menjelaskan kalau sejauh ini Mahasiswa AKG memang lebih fokus melakukan edukasi ke anak-anak di Lombok secara khusus.Karna data Riset kesehatan Dasar Nasional atau lebih dikenal Riskesdas pada tahun 2018 bahwa 93 persen anak di Indonesia memilik masalah pada kesehatan gigi, 

"Ini alasan saya dan teman-teman AKG lainnya menganggap bahwa data tersebut adalah pukulan yang keras karena begitu banyaknya anak-anak di Indonesia yang memiliki masalah pada kesehatan gigi. Oleh karena itu saya beserta teman-teman Mahasiswa AKG lainnya sering terjun ke anak-anak di plosok desa memberikan edukasi tentang cara menjaga kesehatan gigi dan mulut" ungkapnya

Hafiz juga berharap kedepannya kepada masyarakat selaku orang tua agar lebih memeperhatikan kualitas kesehatn gigi pada anak-anaknya, karena bagi Hafiz sendiri tetap membutuhkan kolaborasi dari semua pihak terutama pada pihak keluarga. Baginya kesehatan fisik dan emosi seseorang anak sangat di pengaruhi oleh peran keluarga anak tersebut.

" Saya berharap  perhatian dan keikut sertaan keluarga dalam hal ini agar terus konsisten minimal dengan cara terus mengingatkan kepada anak-anaknya akan pentingnya menyikat gigi 2 kali sehari dan mengenalkan pada makanan yang sehat serta mengurangi makanan yang bisa merusak gigi" tutupnya
(SS-04)
Lebih baru Lebih lama