Mataram, Suaraselaparang - Covid_19 sudah membuat Krisis Global, Membuat Perputaran Keuangan Tidak lagi Sebaik Sebelum Covid_19 hal tersebut tentu akan mempengaruhi segala sektor kehidupan masyarakat, begitulah yang terjadi pula di sektor pendidikan, derita yang dialami saat ini oleh ribuan mahasiswa pasca serjana adalah antara lanjut pendidikan atau putus ditengah jalan, karena terpuruknya perekenomian akibat pandemi Covid-19.
Kepada media Suaraselaparang selasa (23/06) Muh. Sahidi S.Pi selaku Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Mataram menganggap kebijakan Kemenag sejauh ini masih berat sebelah termasuk akan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 515 Tahun 2020.
Sejak Keputusan Menteri Agama ini keluar membuat kami sebagai mahasiswa pascaserjana juga sedikit tenang, namun sayangnya Kebijakan yang dibuat ternyata hanya Berlaku untuk Mahasiswa Strata Satu (S1)
Kebijakan ini semoga tidak Salah diberlakukan Kami Mahasiswa Pascasarja UIN Mataram juga Masyarakat Indonesia yang Terkena Dampak Covid_19
Kami tidak ingin Rasa Ketidak adilan ini terus bersemayam, Kami ingin Semua Keputusan dan Kebijakan yang dikeluarkan tentang Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT), Sumbangan Pengembangan Fasilitas Pendidikan (SFPP) dan Sumbangan Pembinanan Pendidikan (SPP) ditinjau kembali untuk mendekati Keadilan
Jika Tidak semua Keadilan Bisa terpenuhi, namun ada sebagain Rasa Keadilan Diruang Hati yang lain yang membuat kami Tersenyum Kembali "perjelasnya.
Tentunya kita berharap kepada Menteri Agama, Menteri Keuangan dan Pihak Rektor UIN Mataram mempertimbangakan keberadaan kami, sebab kami juga sebagai terdamapak akan pandemi Covid-19 ini yang juga membuat perekonomian kami turun drastis,"Tutupnya.
(SS-04)
