Lombok Timur | suaraselaparang.co.id - Diperuntukan berikan pelayanan maksimal terhadap proses persalinan, serta mampu menekan jumlah kasus angka kematian ibu dan bayi. Bupati Lombok Timur resmikan gedung mother and child milik RSUD Raden Soedjono Selong pada Rabu, (22/12).
Peresmian gedung baru tersebut bertepatan dengan hari ibu yang juga jatuh pada tanggal 22 Desember. Gedung ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Daerah (Pemda), dalam menurunkan jumlah kasus angka kematian ibu dan bayi di kabupaten Lombok Timur.
Peresmian gedung tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Lombok Timur dan perwakilan dari Provinsi NTB.
Ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Lombok Timur dan dilanjutkan dengan menyalakan sirine sebagai tanda gedung telah diresmikan.
Selain itu pada kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Lombok timur HJ. Hartatik Sukiman Azmy dengan didampingi Bupati melakukan pemotongan Pita.
"Kabupaten Lombok Timur memiliki catatan kasus angka kematian ibu dan bayi terbnayak di NTB dimana angka tersebut berdampak pada IPM Lombok Timur," ucap Bupati dalam sambutannya.
Lanjutnya, kehadiran gedung mother and child yang diperuntukkan untuk melayani proses persalinan ini diharapkan mampu menekan jumlah kasus kematian ibu dan bayi di Lombok Timur.
Diketahui gedung tersebut mampu menampung 200 orang dengan fasilitas yang baik. Gedung tersebut terdiri dari empat lantai sehingga keberadaanya mampu mengakomodir proses persalinan ibu hingga 150 orang dalam satu hari.
Direktur RSUD Raden Soedjono Selong memaparkan, bahwa anggaran yang digelontorkam untuk pembangunan gedung tersebut sebesar 51 Miliar.
"Tenaga medis yang akan melayani terdiri dari Dokter maupun perawat berjumlah 450 orang dan akan mampu melayani kebutuhan masyarakat," jelas Tantowi.
Kedepan terdapat sarana prasarana yang akan segera dilengkapi, diantaranya jalur penghubung dengan induk gedung Rumah sakit, penambahan daya listrik, dan lainnya.