Usai Upacara HUT ke-75 RI,Tim Penanggulangan Gizi Buruk Kec.Sakra Turun Berikan Bantuan


Selong,Suaraselaparang-Usai pelaksanaan upacara bendera HUT  ke-75 kemerdekaan Republik Indonesia ,Tim Penanggulangan gizi buruk Kecamatan Sakra dibawah ketua Tim Penanggulangan Gizi Buruk Kecamatan Sakra Ny.Endang Martiningsih Subhan, langsung turun ke desa menengok dan menyalurkan bantuan Baznaskab kepada M.Jaelani Akbar ( 3,5 th) alamat desa Suwangi Kec.Sakra Kabupaten Lombok timur hari ini (17/8).

Endang Mariningsih selaku ketua tim penanggulangan gizi buruk yang merupakan istri dari Camat Sakra ini menjelaskan,bahwa kegiatan ini merupakan program dari tim penanggulangan gizi buruk kecamatan dan juga menindak lanjuti kebijakan dan program yang ada di kabupaten melalui tim gizi buruk kabupaten.

"Saya selaku ketua TP-PKK sekaligus ketua tim penanggulangan gizi buruk kec.sakra bersama seluruh anggota kecamatan,kita saat ini konsen dengan  balita gizi buruk dan juga memiliki penyakit penyerta,  juga dalam keadaan kondisi sosial ekonominya kurang menguntungkan , ada juga dari kunjungan para kadus ke rumah-rumah  termasuk bagi yang sudah melakukan permohonan secara resmi sehingga bisa kita tindak lanjuti dengan berkoordinasi dan juga atas arahan dari bapak camat dan tim ke unit kerja/ OPD maupun instansi terkait,seperti Baznas,GOW,Tim Penanggulangan Gizi Buruk Kabupaten di bagian kesra serta ke Dinas Sosial yang ada keterkaitan dengan program ini termasuk juga dinas kesehatan"jelas Endang.

Di tempat sama,Kasi Kesra Kec.Sakra Heri Dudiatman menyampaikan,bahwa dalam program ini pihaknya akan menerapkan skala prioritas sesuai dengan ketersediaan anggaran yang ada.

"Kita ini harus lebih selektif dalam arti,mana yang penanganannya harus lebih ekstra itu yang kita upayakan,berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait yang ada di kabupaten"ujarnya.

Terkait data jumlah serta sebaran penderita gizi buruk di wilayah kecamatan sakra,heri berujar bahwa terkait data maka itu menjadi wilayah kewenangan dinas kesehatan atau pihak puskesmas untuk data kecamatan,karna dari asfek data riil sudah ada juga link sistemnya dengan tim yang ada di kabupaten.

"Nah sehingga kalo asfek data perlu kita konfirmasi ke pihak puskesmas,dalam hal ini puskesmas sakra"ujarnya.

Disisi lain,terkait dengan kunjungan langsung,Heri menerangkan bahwa untuk sementara bersifat kasuistis yang artinya teman-teman di lapangan,baik dari tim PKK yang melakukan kunjungan termasuk juga laporan dari teman-teman pendamping pegiat sosial termasuk dari kunjungan pemerintah desa itu yang ditindak lanjuti.

"Sehingga yang baru kita tangani itu yang dari suangi induk atas nama M.Jaelani Akbar,itu sudah dibantu juga oleh tim penanggulangan gizi buruk kabupaten dan juga sudah difasilitasi oleh pak camat.kemudian atas nama Alwi Sa'bani,yang itu dengan penyakit penyerta,ada sedikit gangguan fisik pada bagian kaki,Alhamdulillah sudah difasilitasi sejak tahun 2019 dan sudah dikasi bantuan juga oleh pak camat kemarin,termasuk juga beberapa yang lain kita diminta oleh pak camat untuk bisa membackup dulu"terangnya.

Terakhir,Heri menyampaikan bahwa substansi dari tim penanggulangan gizi buruk kecamatan dari basis data adalah pada puskesmas dan tetap dilakukan verivali secara berkala.

(ss-01)
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama