Dalam beberapa minggu terakhir,di lombok timur mencuat isu akan adanya non job bagi pejabat eselon dua pada lingkup pemkab lombok timur.
Saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp kamis (25/06/20),Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim HM.Juaini Taofik mengungkapkan,bahwa Pemkab akan menggelar Uji Kompetensi untuk mengukur sejauh mana ketepatan Kompetensi yang dimiliki pejabat yang bersangkutan dengan jabatan yang sedang diemban sekarang ini,"Kegiatannya namanya Uji Kompetensi"terangnya.
Semua kemungkinan bisa terjadi,lanjut sekda,intinya adalah goal dari uji kompetensi menghadirkan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama sesuai Kompetensinya,baik dilihat dari Kompetensi Manajerial, Teknis maupun Sosio Kultural.
Adapun waktu pelaksanaan Uji Kompetensi itu akan dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu,diikuti oleh 35 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.Adapun para penguji adalah dari kalangan independent yakni Pemprov dan Unram.
Saat dimintai tanggapannya soal adanya isu non job,Sekda menjawab diplomatis "Nanti terlihat saat pelaksanaan Uji Kompetensi, Pelaksanaan saja belum bagaimana sudah mengetahui hasil"tandasnya.
(ss-01)
