Cekcok Dengan Pacar, Mahasiswa Ini Nekat Bunuh Diri



Suralaga, SUARASELAPARANG -  Seorang pemuda ditemukan meregang nyawa dengan luka lebam bekas jeratan tali pada leher di kamar kosnya di Kos Khusus Pria Darul Absor, Dusun Anjani Barat, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, Ahad (14/06/2020).

Berdasarkan informasi dari laporan kepolisian setempat, korban berinisial S (22) berasal dari Lombok Utara dan merupakan salah satu mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di daerah tersebut.

Kronologi
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WITA, saat kekasih korban, berinisial V (21) mengaku sebelumnya sempat cekcok melalui sms dan telepon dengan korban. Saat cekcok itu, S (22) mengancam V (21) akan menggantung dirinya jika V (21) tidak datang ke kosnya dalam waktu 30 menit.

Namun V (21) menganggap korban hanya bercanda. Selang 15 menit kemudian, S (22) kembali mengingatkan V (21) untuk jangan sampai terlambat datang.

Didera perasaan yang tidak mengenakkan, V (21) mencoba menelpon korban. Karena tak diangkat, V (21) kemudian bergegas menuju kosan korban yang berjarak sekitar 500 meter dari asramanya dengan berjalan kaki.

Sesampainya di kosan korban, V (21) menemukan korban dalam kondisi tergantung di dinding kosan dengan leher terikat seutas kabel. V (21) bergegas menarik kabel yang menjerat leher korban dengan harapan korban masih bisa diselamatkan.

V (21) pun kemudian menelpon adiknya, VT (19) untuk meminta bantuan. Korban S (22) sempat dibawa ke Puskesmas Lenek. Namun naas, hasil pemeriksaan luar tim medis Puskesmas Lenek menyatakan korban sudah meninggal akibat luka jeratan di bagian leher.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga melakukan bunuh diri akibat cekcok dengan pacarnya, karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau tanda-tanda penganiayaan perkelahian fisik di TKP dan tidak ditemukan juga indikasi barang yang hilang di kos korban. 

Saat kasus ini ditulis, pihak kepolisian telah menerima laporan dan mengamankan barang bukti serta memasang police line di TKP guna penyelidikan lebih lanjut. Keluarga korban pun saat ini masih dalam perjalanan dari Lombok Utara. (ss)
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama